...
mindset dalam menikmati backpackeran

5 mindset penting persiapkan diri supaya bisa menikmati backpackeran

Apakah kamu sering mendengar kata “healang-healing ujung-ujungnya pening”? Kata-kata itu sering kita dengar dari orang-orang yang memang mindset dalam menikmati backpackeran hanya sebatas senang-senang belaka. 

Tapi tahukah kamu bahwa dalam menikmati perjalanan tidak hanya sebatas untuk senang-senang, dan lainnya. 

Ada cara berpikir lain yang bisa kamu adopsi untuk traveling lebih nyaman dan seru. Nah, makanya di artikel kali ini akan bahas merencanakan backpackeran pemula secara tuntas. 

Tapi, apa sepenting itu ya merubah mindset dalam menikmati backpackeran? 

Jawabannya sangat penting dong! Apalagi dengan Indonesia yang memiliki banyak sekali wisata yang kental akan nilai budayanya, dan hal tersebut bisa kita ambil sebagai bekal kehidupan yang lebih baik kedepannya. 

Selain itu, kamu juga akan mendapatkan banyak teman dengan sudut pandang yang berbeda dalam menanggapi beragam fenomena. 

Asyik bukan bisa mendapatkan pelajaran cuma-cuma dari diskusi kecil dengan orang baru, yang mungkin ternyata pemikirannya lebih luas ketimbang kita. Selain itu, kamu bisa mencoba hal-hal baru yang belum pernah kamu coba sebelumnya seperti mencoba menikmati pengalaman menginap di hotel kapsul, wisata outdoor dekat dengan alam seperti ke gunung dan lainnya.

Dan yang pasti kita bisa jadi lebih aware, terutama untuk diri sendiri. Dalam traveling kita dituntut untuk siap dalam beragam keadaan, kemudian harus memiliki sikap yang tegas dalam memutuskan untuk bepergian ke mana pada diri sendiri, serta manage hal lainnya. 

Itu baru secuil dari alasan kenapa kita harus ubah mindset kita dalam menikmati perjalanan  traveling dan mengetahui pengertian backpacker adalah apa, supaya lebih enak, nyaman, dan pastinya bisa lebih seru. Simak tips backpacker pemula dibawah ini.

Jadi, mindset dalam menikmati traveling yang seperti apa agar bisa diadopsi di perjalanan berikutnya? 

Mindset Memperluas Wawasan di Berbagai Aspek

Dimana dengan mindset seperti ini akan membuat kamu “haus” akan pengetahuan lain di tempat yang berbeda. 

Karena yang kamu cari adalah wawasan, pengalaman, nilai-nilai yang dapat kamu pelajari supaya bisa diaplikasikan di kehidupan kamu. 

Dan dengan adanya mindset seperti itu, kamu akan lebih semangat untuk merencanakan traveling kamu ke berbagai tempat baik dalam dan luar negeri. 

Mendapatkan hal baru dan menambah teman, saudara, dan sebagainya

Setiap tempat pasti memiliki keunikan masing-masing, yang mana bisa kamu ambil beberapa hal baru dan dipelajari dengan baik untuk hidup mu. 

Sehingga hal tersebut secara tidak langsung membuat hidup kamu lebih berwarna, unik, dan mungkin menantang di setiap harinya. 

Tak hanya itu, mindset lain adalah menambah teman, saudara, dan sebagainya. Yang mana dengan kamu mendapatkan teman setidaknya 1 atau 2 orang, secara tidak langsung kamu juga mendapatkan koneksi secara gratis dan tali silaturahmi kamu sesama manusia juga terjalin. 

Menambah Zona Nyamanmu

Selanjutnya adalah mindset bisa menambah tempat atau zona nyaman menurut kamu. Sehingga ketika kamu sedang bosan berada di tempat kamu sekarang, kamu bisa ke tempat lain, yang juga sebagai zona nyaman kamu. 

Mindset Traveling untuk Hidup Lebih Baik

Tidak semua orang memiliki struggle yang sama, dengan konsekuensi yang sama juga. Dan tidak semua orang bisa menjadi baik-baik saja ketika telah melewati itu semua. 

Jadi, tidak ada salahnya jika kamu menganut mindset dalam menikmati backpackeran dengan hal ini. Yaitu, membuat diri kamu menjadi lebih baik, melalui traveling. 

Mungkin terdengar klasik, namun kita tidak pernah tahu ada berapa orang yang kemudian bersemangat lagi, serta menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam menjalani hidup setelah melakukan perjalanan dalam rentan waktu tertentu. 

Sejenak rehat dan bukan menjadikannya sebagai jalan keluar dari permasalahan

Dengan rutinitas yang ada, tidak sedikit dari kita yang memiliki tingkat stress tersendiri yang akhirnya mengganggu produktifitas kita. 

Inilah yang sebenarnya menjadi kata-kata yang di awal muncul, yakni “healang-healing, tapi ujungnya pening”.

Ini dikarenakan menganggap dengan traveling sebagai jalan satu-satunya untuk keluar dari masalah yang di hadapi. 

Padahal sebenarnya traveling hanya memastikan kita untuk istirahat sejenak dari pikiran yang membuat kita stress, serta memastikan pikiran kita jernih, sejernih mungkin agar bisa memutuskan secara tegas dan baik terkait langkah untuk bisa keluar dari permasalahan. 

Sehingga dengan mindset tersebut saat sudah pulang dari traveling, kita bisa lebih siap hadapi tantangan di realita yang ada. 

Lalu, setelah ubah mindset dalam menikmati backpackeran, apa yang perlu dilakukan? 

Yang pasti jika kamu ingin mulai menerapkan hal tersebut, cobalah kamu mulai traveling ke beberapa tempat yang menurut kamu akan mendapatkan insight bagus di ujungnya, seperti anda bisa berwisata gunung bromo, wisata kota, wisata pantai di Bali, dan lain sebagainya.

Bisa dari kota sebelah, provinsi sebelah dan sebagainya. Dan jangan lupa juga untuk mempersiapkan beberapa elemen dalam mengubah mindset menikmati traveling. 

Yaitu: 

  1. Tujuan
  2. Destinasi
  3. Tempat tinggal
  4. Budget atau biaya
  5. Perlengkapan
  6. Beberapa dokumentasi penting
  7. Alat komunikasi, aplikasi untuk backpacker dan sebagainya

Juga yang tak kalah penting adalah “mentalitas” kita. Pastikan kamu sudah siap dan setidaknya diri mu sudah 70% membaik baik fisik maupun mental tadi. 

Karena bagaimanapun menjelajah suatu tempat baru, dua hal tersebut sangat perlu disembuhkan ketika baru saja mengalami permasalahan yang cukup menguras tenaga dan pikiran. 

Kita manusia juga layak untuk bahagia dengan cara kita bukan? Tapi akan tidak afdol jika kamu tidak membawa orang-orang terkasih ya kan? 

Bisa jadi dengan perjalanan traveling tersebut, kamu bisa lebih dekat dengan orang terkasih, yang mungkin selama ini kamu tidak bisa memberikan waktu atau bahkan perhatian kepada mereka. 

Sehingga traveling tidak hanya mempererat hubungan kamu dengan orang baru, tapi juga dengan orang-orang terdekat yang ada di sekitar kamu. Mungkin seperti bersama pasangan misalnya.

Apa kiat-kiatnya agar hal haru yang di dapat dari mengubah mindset dalam menikmati backpackeran bisa diterapkan di kehidupan? 

Ada beberapa tips dan poin yang bisa kamu maksimalkan setelah mengubah mindset kamu dalam menikmati perjalanan, setelah kamu melakukan sebuah perjalanan ke tempat yang dituju. 

  1. Mulai Latihan menerapkan hasil dari ubah mindset tersebut

Tidak semua hal bisa instant, bahkan hal yang instant pun ada prosesnya meskipun sebentar. Apalagi mengaplikasikan sebuah mindset yang bahkan tidak pernah kita terapkan di kehidupan. 

Perlahan tapi pasti, jadikan apa yang kamu dapat dari traveling itu (yang positif) di lakukan secara konsisten di kehidupan kamu

  1. Buat hal tersebut menjadi kegiatan sehari-hari (membiasakan diri) 

Kemudian langkah selanjutnya adalah menjadikan hal tersebut sebagai kebiasaan. Misal ketika kamu pergi ke suatu tempat, kamu mendapatkan hal baru yaitu budaya mendahulukan orang tua ketika masuk ke suatu tempat. 

Atau menghormati aturan yang ada ketika kamu mendaki gunung misal, seperti tidak boleh membuang sampah sembarangan dan sebagainya. 

Hal-hal tadi bisa kamu terapkan dan dijadikan kebiasaan kamu di kehidupan sehari-hari. 

  1. Buat dirimu merasa asing ketika tidak melakukan

Mungkin agak aneh, tapi hal ini bisa jadi referensi cara kamu selanjutnya ketika sudah ubah mindset kamu dalam menikmati perjalanan. 

Akan merasa asing ketika kamu tidak menerapkan nilai-nilai baik yang kamu bawa dari pengalaman traveling itu. 

Sehingga secara tidak langsung kamu akan terus menerapkan hal-hal baik di hidup kamu, dan mengubah kamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi secara tidak langsung. 

Itulah beberapa pembahasan terkait mindset dalam menikmati backpackeran. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *